Rabu, 13 Oktober 2010

Kisah para seniman terhormat

1. Soichiro Hondaunconditional_love_1.jpg


Siapa tidak kenal Honda? Honda disamakan dengan mobil mewah yang irit bahan baker dan menguasai pasar sepeda motor di dunia. Tahukah anda bahwa Soichiro Honda bukanlah murid yang pintar di sekolah? Nilainya buruk dan tidak suka membaca. Pelajaran mengarang adalah pelajaran yang sangat sukar baginya. Honda muda melamar pekerjaan di suatu bengkel reparasi untuk belajar pengetahuan tentaang mesin. Namun, karena dianggap terlalu muda, gurunya memeinta Honda untuk menikmati masa remajanya dulu. Untunglah, ia diperbolehkan bekerja di bengkel pada masa berikutnya. Akhirnya, ia mulai mengelola bengkel sendiri. Ketika piston hasil produksinya ditolak oleh Toyota, Honda memberanikan diri masuk sekolah teknik. Namun, ia hanya memfokuskan pada pelajaran tentang cara kerja piston. Honda tidak butuh pelajaran yang lain sehingga ia kurang baik di beberapa pelajaran tersebut. Honda menghargai inti pendidikan, karena itu ia tidak ingin menghabiskan waktu untuk mempelajari hal-hal yang tidak ia butuhkan. Honda bukanlah tipe orang yang mementingkan ijazah tetepi mementingkan pengetahuan.


2. Albert Einstein


Hingga kini Albert Einstein dianggap sebagai orang paling genius di dunia. Tahukan anda bahwa Albert Einstein lambat berbicara pada tahun-tahun awal masa kanak-kanaknya? Di sekolah ia tidak banyak belajar dan seringkali mengantuk di kelas. Namun, ia banyak mengajukan pertanyaan. Karena itu, ia dianggap kurang normal oleh gurunya. Pada masa remaja, ia gagal menyelesaikan sekolah menengahnya. Ia pun gagal tes masuk perguruan tinggi Politeknik Zurich. Kemudian ia studi bahasa dan Fisika untuk persiapan masuk perguruan tinggi. Terbukti bahwa seorang genius terkemuka seperti Einstein tidak memiliki latar belakang pendidikan akademik yang memadai.


3. Henry Ford


Henry Ford adalah pencipta mobil pertama di Amerika. Ia juga menjadi perintis produksi mobil secara masal di dunia. Tahukah anda bawa henry ford berasal dari keluarga petani? Setelah selesai Sekolah Dasar, ia tidak dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Ketika ia berumur 12 tahun, ia mengembangkan gagasan untuk membuat kendaraan pribadi. Idenya ia dapatkan ketika ia melihat kereta api yang dapat berjalan tanpa harus ditarik oleh kuda. Terdorong untuk mewujudkan impiannya, Ford bekerja dibengkel. Di bengkelnya, ia mengadakan serangkaian percobaan dari waktu ke waktu.


Pada umur 29 tahun, ia berhasil menciptakan mobil yang digerakkan kekuatan gas alam. Penemuannya bertentangan dengan pernyataan para ahli mekanik bahwa itu tidak mungkin. Ford, yang hanya lulus SD, dapat membuktikan bahwa apa yang ditemukannya itu mungkin. Ford kemudian membangun bengkel mobil sendiri. Dari situlah ia mulai mengembangkan bisnis hingga industri mobilnya menduduki posisi top dunia. Ia menyadari bahwa pengetahuan bukanlah sesuatu yang didapatkan di sekolah, tetapi ketajaman kita untuk mendapatkan pengetahuan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar di blog kami...

Total Tayangan Laman